Google Scholar

Pemrograman Terdistribusi Menggunakan Python Merupakan Alternatif Yang Sederhana Dan Menarik Dalam Membangun Sistem Sekelas Superkompter Dengan Alokasi Dana Yang Rendah
18 Juni 2009

Ema Utami dan Mahdi Ridho
STMIK AMIKOM Yogyakarta
e-mail : ema@nrar.net

ABSTRAK
Perancangan dan pembangunan sistem diperlukan untuk membantu manusia dalam memecahkan masalah mulai dari yang sederhana sampai yang komplek. Untuk melakukan proses yang sederhana hanya dengan satu komputer saja sudah cukup, misalkan menghitung rata-rata penghasilan penduduk suatu daerah. Namun, bagaimana jika dihadapkan pada suatu kasus pencarian bilangan prima terbesar. Mungkin saja manusia dapat memberikan gambaran simulasi secara umum dengan berbagai teknik, tetapi untuk detail dan segala kemungkinannya sangat sulit dikerjakan. Dalam hal ini dibutuhkan suatu sistem dengan spesifikasi khusus. 
Pilihan boleh saja menggunakan satu superkomputer untuk melakukan perhitungan. Alasan yang masuk akal untuk menggunakan superkomputer dengan kecepatan dan ketelitian yang tinggi. Namun, penggunaan superkomputer membutuhkan dana yang sangat mahal, diperkirakan memakan biaya dengan angka 8-10 digit dolar AS, dan sulit diperoleh di pasaran pada umumnya karena adanya pembatasan ekspor dari pemerintah Amerika. Lalu, apakah ada solusi lain yang dapat menggantikan teknologi superkomputer?
Suatu isu yang menarik dalam perkembangan teknologi informasi dapat menjawab pertanyaan tersebut. Awal mulanya muncul pemikiran bagaimana suatu komputer biasa dapat dijalankan secara optimal layaknya sebuah superkomputer. Para pengembang teknologi informasi akhirnya menemukan satu alternatif yang masuk akal terutama dari segi finansial yaitu distributed system atau distributed programming.

Kata kunci : superkomputer, teknologi informasi, distributed programming

 

Download >> Pemrograman Terdistribusi Menggunakan Python Merupakan Alternatif Yang Sederhana Dan Menarik Dalam Membangun Sistem Sekelas Superkompter Dengan Alokasi Dana Yang Rendah.pdf