Google Scholar

Analisis Aspek-Aspek Kualitas Schema Database (Studi Kasus Pada Database Akademik Ista Yogyakarta)
18 Juni 2009

Suwanto Raharjo1, Edhy Sutanta2, Ema Utami3
1,2Jurusan Teknik Informatika IST AKPRIND Yogyakarta
3Jurusan Sistem Informasi STMIK AMIKOM Yogyakarta
e-mail : wa2n@nrar.ne, emma@nrar.net 

ABSTRAKSI
Kenyataan di lapangan selama ini menunjukkan bahwa tidak semua organisasi berhasil mengimplementasikan SIM dengan baik. Salah satu hasil audit pada implementasi SIM di Indonesia menunjukkan bahwa yang paling sering dijumpai adalah terjadinya fenomena tambal sulam aplikasi SIM, termasuk di dalamnya adalah kegagalan implementasi dan fenomena “tambal sulam” pada SIAKAD. Hal ini terbukti dengan masih banyaknya PT yang telah melakukan pengembangan dan implementasi SIAKAD, namun hasilnya belum memuaskan hingga saat ini. Salah satu peran database, yaitu sebagai sumber infromasi bagi SIM, mengimplikasikan bahwa database yang digunakan harus mampu memenuhi kebutuhan berbagai informasi dan data bagi para penggunanya, baik untuk saat ini maupun mendatang. Rancangan schema database seharusnya dirancang sedemikian rupa sehingga mempunyai kualitas yang tinggi. Terkait dengan hal tersebut, terdapat banyak aspek yang mempengaruhi keberhasilan implementasi SIM dalam organisasi, diantaranya adalah aspek organisasi, manajemen, perilaku, atau teknologi yang meliputi perangkat keras, perangkat lunak, rekayasa sistem, database. 
Dengan mengacu pada hasil penelitian Olaf Herden (2001), penelitian ini melakukan analisis tentang aspek-aspek kualitas schema database pada database akademik yang digunakan di ISTA. Analisis dilakukan pada rancangan logikal dengan menggunakan model logika berupa business rule yang digunakan pada ISTA. Aspek-aspek kualitas schema yang dianalisis meliputi 9 (sembilan) kriteria, yaitu correctness, consistency, relevance, scope, level of detail, completeness, minimality, ability of integration, serta readability. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi langkah yang mungkin dilakukan oleh pengelola/penanggungjawab database akademik di ISTA.
Berdasarkan hasil analisis, secara umum dapat dinyatakan bahwa schema database akademik ISTA memiliki kualitas yang rendah. Kondisi ini akan menjadi potensi bagi timbulnya berbagai permasalahan yang serius di kelak kemudian hari. Dan oleh karenanya, maka perlu segera dilakukan upaya-upaya penyempurnaan untuk menghindari timbulnya permasalahan yang lebih kompleks dan semakin sulit ditangani.

Kata-kata kunci : schema, database, kualitas shema database

 

Download >> Analisis Aspek-Aspek Kualitas Schema Database (Studi Kasus Pada Database Akademik Ista Yogyakarta).pdf