Google Scholar

Jurnal Manajerial Maret 2009
22 April 2010

MANAGEMENT FADS AND FASHION:
EMERGENCE, EVOLUTION, AND IMPLICATIONS
FOR MANAGERS

Fauzan Asmara
STMIK AMIKOM Yogyakarta

Abstraksi

Management Fads and Fashion muncul dan menarik perhatian para praktisi dan akademisi manajemen lebih dari lima dekade. Hal itu tampak dari banyaknya literatur yang muncul berkenaan dengan management Fads and Fashion tersebut mulai sejak awal tahun 1950-an sampai dengan tahun-tahun terakhir ini. Mulai dari Management by Objective (MBO), Program Evalution and Review Technique (PERT), Employee Assistence Programs (EAPs), Sensitivity Training and T-Group, Quality-of-Worklife Programs, Quality Circles, Corporate Culture, Total Quality Management (TQM), International Standard Organization (ISO 9000), Benchmarking, Employee Empowerment, Horizontal Corporation, Vision, Reengineering, Agile Strategies, sampai dengan Core Competencies dan mungkin masih ada yang sedang dan akan muncul lagi pada tahun-tahun mendatang. Jurnal, majalah bisnis dan koran-koran terkemuka ramai-ramai membahasnya sebagai headlines berita mereka. Buku-buku profesional banyak ditulis dan laris seperti kacang goreng. Begitu yang satu sudah menurun pamornya, segera muncul yang lainnya tampil dengan konsep jitu sebagai penyelamat, dan begitu seterusnya mereka muncul dan tenggelam.


Kata Kunci: Management, Managers, Fads and Fashion

Download >> MANAGEMENT FADS AND FASHION: EMERGENCE, EVOLUTION, AND IMPLICATIONS FOR MANAGERS

 


ANALISIS PENGARUH MOTIF DAN IMBALAN
TERHADAP PENILAIAN KINERJA
DI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

Muhammad Idris Purwanto
STMIK AMIKOM Yogyakarta


Abstract

AMIKOM was one of private college which mission was to product high moral and country lover professional people. The implementation of the mission; AMIKOM organization which consist of educational worker and employee were cooperate to reach the institute success. This study would discuss about the McClelland’s motive of need could be get or change related to the individual behaviour; point out that there was close related to the one’s success to their working performance. The three McClelland’s motives have to be understood so that could be expanded and implemented.

Kata Kunci : Motif, Imbalan, Kinerja

 

Download >> ANALISIS PENGARUH MOTIF DAN IMBALAN TERHADAP PENILAIAN KINERJA DI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

 


PERBANDINGAN KINERJA BANK ISLAM TERHADAP BANK PERSERO, BANK ASING DAN BANK UMUM DI INDONESIA PADA 2000 - 2004

M.Suyanto
STMIK AMIKOM Yogyakarta


Abstract

The study evaluates interbank performance of Islamic Banks in Indonesia on profitability, liquidity, risk and solvency; and community involvement for the period 2000 - 2004. Financial ratios are applied in measuring these performances. F-test are used in determining their significance. The study found that Islamic Banks are relatively more commitment to community development, but less liquid compared to the Government Banks, Foreign Banks, and Commercial Banks. Islamic Banks do not show (statistically) any difference in performance and managerial performance with the Government Banks and Commercial Banks, but Islamic Banks are less performance and managerial performance with the Foreign Banks. Islamic Banks are relatively more cost efficient compared to the Government Banks and Commercial Banks; more profit (NIM) compared to the Commercial Banks; and relatively less risky compared to the Foreign Banks.

Key Word : Kinerja, Bank Islam, Bank Umum

 

Download >> PERBANDINGAN KINERJA BANK ISLAM TERHADAP BANK PERSERO, BANK ASING DAN BANK UMUM DI INDONESIA PADA 2000 - 2004

 


MANAJEMEN PROFESIONAL

Rahma Widyawati
STMIK AMIKOM Yogyakarta


Abstraksi

Kata Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Menurut ISO9001:2000, manajemen merupakan aktivitas-aktivitas terorganisasi untuk mengarahkan dan mengendalikan suatu organisasi. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.
Kata profesional adalah kata sifat berasal dari kata ’profesi’. Profesional berarti totalitas pada suatu pekerjaan agar mendapatkan output yang terbaik. Ada tiga hal terkait di sini, yaitu kepuasan dari pengguna jasa atau barang yang dihasilkan, keahlian orang yang mengerjakan, dan imbalan dari pekerjaan tersebut.

Manajemen Profesional dapat berarti, suatu aktivitas terorganisasi untuk menghimpun, mengarahkan dan mengendalikan seluruh komponen termasuk SDM, perangkat dan sistem yang ada agar dapat bergerak untuk mencapai hasil maksimal. Arah gerakan selalu disesuaikan dengan pesatnya perkembangan dan kebutuhan organisasi juga masyarakat agar dapat memberikan kepuasan bagi semua komponen, baik internal organisasi maupun masyarakat dan institusi pengguna jasa atau barang hasil produksi.

Kata Kunci: Manajemen, Profesional, SDM

Download >> MANAJEMEN PROFESIONAL

 


PERSAINGAN ANTAR PERUSAHAAN

Sri Mulyatun
STMIK AMIKOM Yogyakarta


Abstraksi

Persaingan antar perusahaan yang kian marak mendorong setiap perusahaan selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas produknya agar tidak terjadi produk rusak dalam setiap aktifitas produk mereka. Tetapi yang terjadi selama ini CV. Sahabat belum melakukan pelaporan secara tersendiri mengenai biaya yang berhubungan dengan kualitas dari buku yang dihasilkan perusahaan.Sehingga tidak mengetahui seberapa besar biaya yang sebenarnya dikeluarkan sehubungan dengan kualitas produk. Komponen Penting yang harus diperhatikan oleh setiap perusahaan dalam upaya meningkatkan kualitas produknya adalah biaya kualitas. Melalui biaya kualitas ini perusahaan dapat mengetahui apakah program kualitas yang dijalankan selama ini sudah efektif dengan membandingkan besarnya biaya kualitas dengan prosentase produk rusaknya. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini difokuskan untuk mengetahui bagaimana tingkat produk rusak pada CV.Sahabat berdasarkan Statistical Quality Control serta berapa jauh pengaruh biaya kualitas terhadap produk rusak.

Kata Kunci: Persaingan, Perusahaan,

 

Download >> PERSAINGAN ANTAR PERUSAHAAN

 


MEMAHAMI KONSEPSI BISNIS DAN HARTA
SECARA ISLAMI

Winoto Soekarno
STMIK AMIKOM Yogyakarta


Abstraksi

Dalam masyarakat Indonesia, belakangan ini, ada kecenderungan sikap yang paradoksal tatkala memandang orang yang berlimpah kekayaaan. Di satu sisi orang kaya dipandang sebagai orang sukses, sehingga tidak sedikit di antara masyarakat kita yang berupaya keras untuk meraih kekayaan itu. Tetapi, di sisi lain, tak sedikit pula yang memandang kekayaan harta benda sebagai sesuatu yang negatif. Kekayaan bisa menjadikan manusia bertambah-tambah ketakwaannya, tetapi dapat juga membuat manusia lupa diri. Al-Qur’an telah dengan jelas menggambarkannya dalam surat at-Takastur, yaitu orang-orang yang menumpuk harta benda sehingga lalai kepada Allah SWT.

Kata Kunci: Bisnis, Harta, Islami

 

Download >> MEMAHAMI KONSEPSI BISNIS DAN HARTA SECARA ISLAMI