Google Scholar

PEMILIHAN TIPE PESAWAT TERBANG UNTUK RUTE YOGYAKARTA - JAKARTA BERDASARKAN PERKIRAAN BIAYA OPERASIONAL
27 Juni 2009

Didik Prihananto
Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto
Jl. Janti Blok R Lanud Adisutjipto, Yogyakarta
e-mail : didik_prihananto@yahoo.com

ABSTRACT
Biaya operasional merupakan salah satu pertimbangan dalam pemilihan jenis pesawat terbang. Biaya operasional terdiri dari biaya operasional langsung (DOC = direct operating cost) dan biaya operasional tidak langsung (IOC = indirect operating cost). Dengan biaya operasional yang rendah, maka dapat diperoleh tingkat keuntungan yang lebih tinggi.
Makalah ini memperkirakan besar biaya operasional untuk beberapa jenis pesawat yang memungkinkan dioperasikan pada rute Yogyakarta – Jakarta untuk beberapa tahun ke depan. Jenis pesawat yang dipergunakan sebagai alternatif adalah yang diproduksi setelah tahun 2000 dan memungkinkan untuk dipergunakan oleh airline di Indonesia untuk menggantikan armada yang sekarang. Biaya operasional diperhitungkan berdasarkan biaya awak pesawat, biaya bahan bakar, biaya sewa, biaya asuransi, biaya perawatan dan ditambah biaya tidak langsung. Penentuan jenis pesawat dengan membandingkan biaya operasional, dimana pesawat yang dipilih adalah yang mempunyai biaya operasional paling rendah.
Untuk rute Yogyakarta – Jakarta, pesawat Airbus A320-200 mempunyai biaya operasional per ASK (available seat kilometer) paling kecil disamping itu untuk mencapai break event point, pesawat Airbus A320-200 membutuhkan load factor paling rendah dibandingkan pesawat lainnya yang setara. Dengan pertimbangan tersebut, maka untuk menggantikan armada yang sekarang beroperasi, pesawat Airbus A320-200 merupakan tipe yang tepat untuk dioperasikan pada rute Yogyakarta – Jakarta dilihat dari sisi biaya operasi


Keywords : biaya operasional, jenis, pesawat terbang, ASK

 

Download >> PEMILIHAN TIPE PESAWAT TERBANG UNTUK RUTE YOGYAKARTA - JAKARTA BERDASARKAN PERKIRAAN BIAYA OPERASIONAL.pdf